Kamis, 19 Mei 2016

10 Pertanyaan Sebelum Menikah ( Lagi )


Listy (35 tahun) seorang single parent dari Aurel (7 tahun) dan Felicia ( 4 tahun)Sudah 10 tahun ia berpisah dengan suaminya Bram.Sejak mengandung Aurel suaminya yang seorang Lawyer tidak bertanggung jawab secara ekonomi.Bram tidak pernah memberikan penghasilannya,setiapkali Listy minta banyak sekali alasannya,belum cair dari klienlah,untuk urusan entertain klienlah dan masih banyak lagi.Belum lagi kalau Listy ngotot urusannya panjang.Dengan cepat sekali tangan Bram melayang.Mahligai rumahtanggga yang semula dilandasi oleh cinta berakhir di meja pengadilan.Listy menggugat cerai,Perempuan blasteran Jawa Belanda ini sudah tidak kuat.Sudah Bram tidak menafkahi,ringan tangan pula.Bram tidak keberetan ketika Listy menggugat cerai dan dia juga tidak keberatan ketika Aurel anak tunggal mereka hak perwalian jatuh ke istrinya.Sekarang Listy sudah 6 tahun hidup sendiri.Dan kini ia mempunyai teman pria,duda cerai Seno namanya.Dengan Seno,dia sudah "agak" mantap mau menikah.Mengapa agak?karena dirinya bimbang antara "ya menerima ajakan Seno melangkah ke jenjang pernikahan atau "tidak" karena ragu.Nah,untuk Anda para single parent ada beberapa pertanyaan yang dapat Anda jawab secara jujur,sudah siapkah Anda menikah (lagi)
  • Apakah karena Nafsu? Menikah lagi karena nafsu ini yang berbahaya.Karena tampan misanya ataubodynya bagus,romantis dan pacar Anda benar-benar membuat melayang.Jangan karena nafsu sesaat yang membuat Anda tidak cermat berpikir.Kapan lagi dicintai pria ganteng yang di puja puji banyak wanita sudah gitu ngajak married lagi! "Habis dia tampan sih,jarang loh sudah tampan mau menerima aku apa adanya dan jujur,aku takut kehilangan dia",hello...apakah hanya karena nafsu saja,lalu Anda memutuskan untuk menikah dengannya?bukan karena ada nilai lebih darinya?hello...
  • Bagaimana dengan Statusnya? Status ini penting banget.Banyak orang mengaku duda padahal belum cerai atau memalsukan identitas dengan KTP status single.Sekarang ini,orang itu pintar-pintar.Segala sesuatu dihalalkan untuk mencapai yang diinginkan.Jadi kalau "si dia" mengaku duda meninggal istrinya,minta dia kasih surat kematian,foto-foto ketika pemakaman dan kalau bisa ziarah ke kuburuan istrinya.Ini untuk memperkuat saja.Begitupun kalau cerai maka dari pengadilan mengeluarkan surat resmi"pernah menikah".Begitupun kalau dia mengaku masih bujang.Jangan langsung percaya,selidiki!Jangan sampai penyesalan ternyata Anda menikah dengan LakOr alias Laki Orang dan Anda dilabrak istrinya,tidak mau kan...
  • Bagaimana dengan Keluarga?


Keterangan foto: kemesraan dengan anak harus tetap terjaga
Anda mau menikah lagi,bagaimana dengan anggota inti keluarga,orangtua,saudara sekandung dan apakah anak-anak setuju dan memberi restu.Ini harus jadi pertimbangan matang ketika anak Anda tidak mau menerima orang lain dalam kehidupannya begitupun dengan orangtua pasti ada hal yang membuat orangtua berat melepas Anda.Jangan karena ego Anda semata saja mengorbankan keluarga kecil yang Anda telah bina.Apakah si dia tulus menyayangi anak Anda?bukan sayang yang dibuat-buat.Anak kecil biasanya instingnya lebih kuat ketika ada orang lain masuk dalam kehidupannya.Sayang yang dibuat-buat dan tulus sentuhannya berbeda
  • Bagaimana dengan Pekerjaannya? Cari tahu sedetailnya benar tidak kekasih Anda itu pengusaha karena seminggu sekali ganta ganti mobil misalnya,jangan-jangan dia hanya bekerja sebagai sales dengan penghasilan yang tidak jelas.Hidup ini'kan realistis.Apakah Anda mau berumahtangga dengan kondisi calon Anda tidak memiliki pekerjaan tetap,ini harus dipertimbangkan matang.Kalau Anda mau hanya berdasarkan cinta saja tetapi tidak ada penghasilan,silahkan melangkah!
  • Bagaimana dengan Karakternya?
Karakter alias tabiat seseorang ketika membina "relationship" awalnya belum terlihat.Namun semakin intens bertemu dan komunikasi akan terlihat aslinya.Apakah dia seorang yang pendiam,cerewet atau bahkan tempramental.Jangan karena dasar cinta karakter buruk si dia misalnya emosi Anda abaikan!nanti juga akan berubah setelah menikah.Hello...sis jangan bermimpi deh watak itu susah loh dirubah!tidak semudah membalikkan tangan karena masih pacaran saja si dia sudah emosian,apalagi sudah menikah kelak,pikirkan!
  • Bagaimana dengan Anaknya? Anda berencana menikah dengan duda,bagaimana dengan anaknya apakah kelak akan tinggal bersama? atau tetap sama mantan istrinya dan calon suami Anda memberi biaya hidup setiap bulannya dan jika masih dibiayai seberapa besar pemberiaannya.Ini harus sangat detail Anda ketahui dan tanyakan karena tentunya Anda tidak mau juga'kan kalau suami Anda kelak memberi secara sembunyi pada anaknya,semua harus transparant!
  • Bagaimana dengan Kondisi Ekonominya? Selama pacaran mungkin ada rasa sungkan untuk bertanya tentang kondisi ekonominya.Ini sangat perlu ketika Anda akan naik ke jenjang yang lebih tinggi.Dengan gaji 5 juta misalnya dipakai untuk apa saja.Misalnya biaya sekolah anaknya,bantu orangtuanya,bantu kuliah adiknya.Ada sisa sekitar 500rb itupun kalau tidak ada keperluan mendadak.Mengapa perlu ditanyakan? ini jadi bahan pertimbangan untuk Anda memutuskan menikah lagi.Melihat besarnya tanggungannya apakah masih ada sisanya untuk Anda atau malah Anda nanti kerja bakti juga membantu perekonomian keluargany
  • Bagaimana dengan Masa Lalunya? Biasanya seorang pria tidak akan mau membuka bahwa dialah penyebab perceraian dengan istrinya.Pasti yang dijelekkan istrinya.Nah,cara tahu dari orang sekitar calon Anda ini.Apa penyebabnya dia bercerai.Misalkan Anda tahu bahwa karekternya kasar dan gampang lalu tangan atau karena perselingkuhan.Kalau bisa Anda mengenal mantan istrinya itu lebih baik.Setelah Anda mendapat banyak informasi tentang masa lalu kekasih Anda ini dan ternyata lebih banyaknya minus daripada plus-nya,keputusan ada di tangan Anda,mau maju tetapi jurang di depan Anda atau mundur secara teratur
  • Pelitkah si dia? Terkesan matere ya,tetapi memang kita harus tahu apakah dia seorang yang royal atau perhitungan matematikanya mantap sekali.Karena kelak Anda akan capek hati hidup bersama dengan si pelit.Keuangan Anda terkunkung!yang keluar uang untuk biaya rumahtangga Anda semua sementara si dia pelit abis!tidak mau'kan....Anda capek hati hidup bersama si pelit
  • Apakah si dia tulus mencintai Anda? Ini pertanyaan klise tetapi memang wajib Anda tanyakan pada diri sendiri.Karena Anda yang dapat merasakan langsung seperti apa si dia ke Anda.Apakah karena ada maunya?dilihat Anda mapan,hutang budi karena Anda sering  membantu atau karena kasihan jadi dia pura-pura mencintai,aduh miris sekali!semoga ini tidak benar ya.

Foto:moment terindah bersama keluarga kecil
10 pertanyaan tersebut tolong Anda jawab jujur karena ini akan menentukkan masa depan Anda kelak di pernikahan ke-2.Kalau menang sudah mantap dan pertanyaan tersebut tidak ada dalam diri kekasih Anda,ayo melangkah! Buat penilaan misalnya dari 10 ini apakah dia hanya belum punya pekerjaan tetap tapi secara keseluruhan baik.Pikirkan lagi siapkah Anda menikah dengan seorang penggangguran? apakah nantinya dia tidak akan merongrong hidup Anda?Namun kalau ragu,bimbang dan tidak yakin lebih baik katakan "NO!" pada diri sendiri.Masa depan kehidupan baru ada di tangan Anda.Memutuskan untuk menikah kembali bukanlah hal yang mudah.Dan yang terpenting selama pacaran minta petunjuk dariNya apakah dia jodoh yang tepat,saat kita khusuk dan sungguh-sungguh berdo'a padaNya maka Dia akan menjawab (D/s)

9 komentar:

  1. memang complicated ya mbak. tapi pasti bisa. semoga dimudahkan semuanya yang terbaik buat ibu dan anak2.
    saya ngerasainnya :")

    BalasHapus
  2. Betul mbak,harus pakai pertimbangan yang sangat matang sebelum melangkah,sukses ya mbak

    BalasHapus
  3. Membuat suatu keputusan penting, termasuk mau menikah, sebaiknya dikomunikasikan dengan keluarga, utamanya dengan anak-anak yang sudah ABG/remaja dan dewasa.
    Teruma kasih tipnya
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju pakde,karena hidup kan sudah tdk single spt dulu ada orang2 sekitar kita yang harus juga dipertimbangkan perasaannya

      Hapus
  4. Adih, kasihan ya dapat suami yang tidak bertanggung jawab seperti itu.. Si wanita seperti tidak ada harganya sama sekali, or bisa disebut murah di mata suami nya.. Mungkin karena mudah mendapatkan nya juga kali ya mba? Or ada faktor lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat pagi mbak Asti,mmg tdk mudah utk memulai yang ke-2 kalo tdk matang berpikir bisa gagal lagi

      Hapus
  5. Memang hrs byk pertimbangan, sekarang ini saya jg lagi deket ma laki-laki.. Tapi kok kesannya pelit bgeett.. Hee jadi takut mo lanjutin.. Takut cmn mau dimanfaatin..

    BalasHapus
  6. Memang hrs byk pertimbangan, sekarang ini saya jg lagi deket ma laki-laki.. Tapi kok kesannya pelit bgeett.. Hee jadi takut mo lanjutin.. Takut cmn mau dimanfaatin..

    BalasHapus
  7. Sis lelaki pelit tinggalkan saja.Masih dekat saja so pelit apalagi so jadian wah....gak nyaman deh

    BalasHapus