Selasa, 17 Mei 2016

Ketika Si Kecil Memasuki Remaja


Meity ibu dari Alika remaja putri yang usianya memasuki remaja,16tahun.Waktu begitu cepat berlalu.Rasanya Alika dulu masih main "Tak Umpet" saat duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK),sekarang Alika sudah tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik,molek dan mempunyai pesona tersendiri bagi lawan jenisnya.Sebagai ibu,Meity bahagia karena anaknya sudah mengalami haid,anggota tubuhnyapun berubah tidak polos seperti ketika masa kanak-kanak.
Oh ya para parent,berbahagialah Anda yang mempunyai anak perempuan/laki-laki ketika tubuh "mereka" mengalami perubuhanlSeperti laki-laki dimana ditumbuhi kumis tipis,jakun di leher dan perubahan suara.Sedangkan anak perempuan ditandai dengan haid,payudara yang tadinya datar jadi tumbuh mekar dan pinggul yang membesar.Namun seiring dengan perubahan tersebut,para orangtuapun ikut was-was.Anda pasti pernah dengar kalimat seperti ini yang dilontarkan para orangtua,"punya anak perempuan,laki-laki sama saja susahnya,harus hati-hati".Sebenarnya sih tidak perlu dibuat tegang dan tidak nyaman asal Anda menyadari perubahan itu hal yang wajar dan sekarang bagaimana kita sebagai orangtua menyikapinya.Seperti apa perubahan itu?

LAKI-LAKI

Emosi
Anak laki-laki ketika memasuki remaja emosinya labil dan tidak jarang sulit terkontrol.Semangat muda dan "ego"nya tinggi dan rasa solidaritas sesama teman begitu kental.Semisal ketika terjadi tawuran antar "gang" di sekolah.Anak-anak remaja ini jarang berpikir panjang akan akibatnya.Yang penting kompak dulu,urusan orang lain babak belur,tidak masalah
Solusi
Ketika si anak remaja emosinya lagi tinggi,Anda sebagai orangtua jangan ikut emosi.Memang sih geram dengan ulah si anak.Apalagi kalo sampe berurusan dengan kepolisian,ikutin emosi kadang Anda pasrah dan tidak peduli.Biarin saja biar tahu rasa!biar jera.Mom,dad!jangan buru-buru emosi,tahan!Kalau anak masih bisa tidak dipenjarakan,ya...jangan lakukan!Ketika terlibat tawuran,panggil si anak!kasih pengertian dan pemahaman bahwa tawuran ini merugikan ke-2 belah pihak.Orang lain dan si anak sendiri,selain sangsi hukum bisa dipenjarakan dari sekolahpun dikeluarkan
Merokok
Merokok pada anak remaja,wajarkah?Kalo boleh jujur,semua orangtua saat ditanya apakah anaknya diijinkan untuk merokok,pasti jawabannya "TIDAK BOLEH!" Tapi masalahnya kalo sudah terjadi,walaupun dilakukan secara sembunyi-sembunyi,apa yang Anda lakukan,marah,acuh atau sama-sama merokok ( jika Anda perokok )
Solusi
Semoga Anda adalah contoh yang baik untuk remaja Anda,tidak merokok.Karena jika Anda merokok,susah untuk menegur,loh papa/mama sendiri merokok! Nah kalau Anda tidak merokok,berikan pemahaman bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan,mulut dan tangan bau nikotin,menghabiskan uang jajan dan bisa candu yang membuat ketagihan.Tidak ada hal yang diuntungkan dari merokok
Libido
Aha!masalah libido pada remaja wajib menjadi perhatian penuh para orangtua.Saat anak laki-laki sudah memasuki akil balik(biasanya terjadi di usia 17 tahun) timbul yang namanya libido dan mengalami yang namanya mimpi basah.Normal! Yang menjadi tidak normal jika si anak mengekploitasi seksnya secara langsung baik kepada "pacar" bahkan yang lebih mengerikan memperkosa rame-rame seperti sekarang ini marak terjadi
Solusi
Beri pemahaman tentang sex dan akibatnya.Sex itu hanya bisa dilakukan untuk pasangan yang telah resmi suami istri bukan sama pacar.Dan tentunya sex bebas melanggar kaidah agama dan apabila nekad melakukan dengan pacar dan hamil selain dituntut harus bertanggungjawab sekolahpun bisa putus ditengah jalan
Keberanian
Anak laki-laki keberaniannya lebih tinggi dalam apapun dibanding perempuan.Sebagai contoh mereka berani tawuran,bolos ataupun nginap di rumah temannya tanpa pemberitahuan sebelumnya.Dengan kata lain laki-laki lebih nekad.Apa yang dilakukan tanpa perhitungan yang matang akan akibatnya
Solusi
Jangan sesekali ketika anak nekad,Anda menampar ataupun memukul (biasa hal ini lebih sering dilakukan seorang bapak pada anak laki-lakinya).Hal ini bukan solusi malah si anak semakin memborantak.Ketika anak laki-laki Anda berulah,berontak dan berani ini merupakan  proses pencarian jati diri,ke"aku"annya besar.Disinalah peran orangtua sangat dibutuhkan.Rangkul si anak,jadikan teman!Berikan hati,pikiran dan waktu Anda untuknya.Anda dapat berkata misalnya,"nak tidak ada untungnya loh yang kamu lakukan semua ini.Kalau sudah kriminal semuanya dirugikan.Di sekolah bisa dikeluarin bahkan di penjara dan akibatnya hilang masa depan".Memang tidak cukup sekali nasehat,berulangkali.Yang terpenting Anda jangan menyudutkan
PEREMPUAN
Haid
Anak perempuan sekarang cepat sekali mendapat haid di usia 11 tahun.Perubahan tubuh yang dialami payudara sudah mulai tumbuh.Haid berarti rahim sudah siap dibuahi.Tentunya hal terburuk bisa "hamil"akibat hubungan terlarang tentunya tidak Anda inginkan bukan?!
Solusi
Berikan pendidikan sex dengan bahasa yang mudah dimengerti.Misalnya Anda dapat bercerita,"yang boleh memegang payudara  dan vagina Vina,misalnya namanya,dokter dan mama.Itupun kalau ada kepentingan karena sakit misalnya.Orang lain tidak boleh menyentuhnya,ini milik Vina yang paling berharga ",berikan pemahaman-pemahaman dan akibatnya jika hamil diluar nikah,masa depan suram
Perubahan Sikap
Anak gadis remaja begitulah julukan yang diberikan pada remaja yang baru tumbuh.Banyak perubahan sikap yang buat para mom terkaget-kaget.Loh kok anakku jadi genit begini?senang pakai baju sexy yang serba membentuk lekukkan tubuh,make up yang tebal.Perubahan ini selain menunjukkan eksistensi diri juga untuk menarik perhatian lawan jenis
Solusi
Nah,kalau sudah seperti ini keadaannya,tarik nafas dulu mom,dalam-dalam!Remaja perempuan itu tarik ulur kaya layang-layang.Tidak boleh dikerasin nanti malah fatal,berontak!Tapi kalau dilembekin malah pandang enteng.Nah,bagaimana caranya?saat si remaja Anda tampil sexy menjurus seronok,sambil guyon Anda bisa mengatakan,"Vin,kayanya mama lihat kamu lebih keren pakai  baju yang longgar.Enak nafasnya daripada ketat-ketat.Sayang'kan cantik-cantik dilihat gratis lagipula jangan undang orang untuk berpikir liar nak dengan penampilan sexy-mu itu!"
Memang sih belum tentu langsung ditanggapin tetapi daripada Anda acuh!Punya anak perempuan mom harus bawel,tapi bawel cantik ya...alias anggun sedikit saja diselipkan unsur emosinya
Pacar
Putri Anda yang usianya sudah 15 tahun punya pacar?! Wajar gak sih...kalau bicara zaman kita para mom dan dad jawaban ya tidak wajar.Tunggu tamat SMA bahkan kuliah dulu baru boleh pacaran.Tapi kalau sekarang ini ketinggalan zaman kalau gak pacaran.Lebih parah lagi dikalangan remaja menjadi kebanggangan tersendiri bila bisa punya pacar yang gonta/i alias lebih dari satu.Alamak...
Solusi
Lalu bagaimana kalau remaja putri Anda sudah terlanjur pacaran?langkah yang tepat panggil remaja putri Anda.Tanyakan apa motivasinya pacaran?! kalau tujuannya untuk penyemangat belajar,bagus!Tapi selama mereka pacaran hal yang Anda lakukan adalah mengenal dekat pacar si anak,rumahnya dimana,orangtuanya siapa dan nomor telphone pacar dan orangtuanya.Dan Andapun harus punya aturan yang harus dipatuhi anak Anda.Pulang sekolah harus langsung pulang,kalau mau ketemu di rumah yang ada orang dewasanya dan tentunya tidak bisa setiap hari ketemu karena akan mengganggu proses belajar.Agak jelimet ya!memang harus begitu.Punya anak perempuan seperti menjaga telur jangan sampai pecah
Sosial Media
Sekarang memang era canggih!Path,instagram,twitter dan facebook wajib dimiliki.Kalau tidak punya dibilang ketinggalan zaman.Karena semua bentuk informasi,trend dikalangan remaja ada di sosmed itu.Namun tidak selamanya berefek baik loh!seperti yang marak kita dengar,kenalan lewat facebook,kopi darat diperkosa,ditipu atau ada yang nekad melakukan tindakan kriminal
Solusi
Jadi sebagai orangtua apa dong yang harus dilakukan?berteman dengan anak di sosmed.Dengan demikian kita akan tahu apa saja yang dilakukan dalam upload foto apakah ada yang vulgar,dalam memberi comment apakah ada yang aneh-aneh,siapa saja temannya.Tapi sebaiknya mom,dad kalau tidak perlu memberi comment pada statusnya ya jangan!nanti malu lagi,teman-temannya bisa ngeledekin "anak mami"
So,masih banyak lagi "action" yang dilakukan Anak Baru Gede alias remaja yang membuat para orangtua terkaget-kaget.Tetapi ini memang sudah zamannya.Pengaruh tehnologi dan lingkungan sekitar turut berpengaruh.Sebagai orangtua "kita" tidak bisa mengelak!Semua perubahan itu harus dihadapi.
Hal yang terpenting sebagai orangtua adalah:
  1. Komunikasi 2 arah
  2. Jadikan anak sebagai sahabat dimana dia bisa bebas bercerita
  3. Luangkan waktu untuk mereka
  4. Landasan agama yang kuat membantu anak ketika melangkah yang negatif
  5. Ciptakan keluarga yang hangat dan harmonis sehingga mereka betah di rumah


8 komentar:

  1. Semoga saya kelak bisa menjadi orang tua yang bisa menjadi sahabat untuk anak-anaknya. Tips yang bagus, Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya sis Eri,saya juga masih belajar jadi good mom untuk 2 ABG saya,sukses ya sis!

      Hapus
  2. iyah, kalau sudah memasuki area remaja, lebih sulit di kontrol.
    liat adek yang masuk usia kayak gitu juga bawaanya bisa berantem tiap hari. hhaha


    buleipotan.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul.....sis!gampang-gampang susah!tarik ulur kaya layang2

      Hapus
  3. info yang bermanfaat mbak, penting banget nih kalau punya anak yang memasuki usia remaja

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya mbak,usia remaja adalah masa transisi.peran orangtua sangat penting didalamnya

      Hapus
  4. 5 tips di akhir artikel sangat bermmanfaat
    salam sehat dan semangat

    BalasHapus
  5. Ya mas Agung,thanks ya salam &semangat terus...

    BalasHapus