Selasa, 14 Juni 2016

Perempuan Pintar:Bjaksana+Tegas+Dewasa+Kuat

Suatu hari seorang teman bertanya kepada saya,"Menurutmu perempuan pintar perempuan yang seperti  apa?" Pertanyaan yang simpel namun jawabannya tidaklah sederhana.Berbicara pintar,bagi saya tidaklah cukup dikatakan dia "perempuan" yang pintar secara nilai akademik.Karena jika itu yang menjadi tolak ukurnya sangat sempit.Sudah terlalu banyak perempuan Indonesia yang pintar.Tidak saja mereka S1,S2 dan S3 tetapi merekapun memiliki nilai akademik yang nyaris sempurna Cum Laude dimana perkuliahan diselesaikan dalam waktu kuliah relatif singkat.Betul...mereka pintar.Dan ada kebanggaan tersendiri bagi penyandangnya.Seorang yang pintar begitu mudahnya mendapatkan pekerjaan dengan posisi dan gaji yang sangat memuaskan.Di negara yang sedang berkembang,Indonesia salah satunya,membutuhkan perempuan pintar secara akademik namun itu saja tidak cukup.Menurut saya idealnya perempuan pintar untuk Indonesia adalah perempuan yang  Bijaksana+TegasDewasa+Kuat.Wow....komplit sekali dan seperti apa aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari?
Bijaksana sifat ini lebih menyempurnakan jika ada dalam diri perempuan yang pintar.Saya ambil contoh seorang perempuan yang dipercaya oleh negara untuk menjadi Gubernur.Disini gubernur harus bisa bijaksana dalam bersikap,tidak berat sebelah.Misalnya dari Presiden membuat aturan baru bahwa semua pegawai negeri di bawah gubernur mulai dari walikota sampai dengan kecamatan hanya ada tambahan cuti bersama untuk hari raya tanggal 5 dan 8 Juli,selebihnya harus masuk kerja pada tanggal 11 Juli.Kalau dituruti mungkin  rata-rata pegawai negeri maunya nambah cuti lagi.Tetapi jika pimpinannya tidak bijaksana bersikap,isi kantor pemerintahan kosong karena pegawainya cuti semua.Jadi harus bijaksana,siapa saja yang boleh cuti,pengaturannya disikapi dengan bijaksana,agar seimbang.Karena seorang pimpinan jika tidak bijaksana dalam akan menuai banyak protes.
Dibutuhkan kedewasaan untuk menyikapi berbagai perubahan.Posisi seseorang semakin berada diatas,anginnya makin  kencang.Saat kepemimpinan presiden SBY dan sekarang Jokowi tentunya beda,ada plus dan minus.Apakah ketika terjadi perubahan seorang gubernur harus teriak dan tidak terima?tentunya tidak.Gubernur harus mampu bersikap dewasa
Seorang perempuan akan terlihat aura kepintarannya ketika dia mampu bersikap tegas dan adil dalam mengambil keputusan saat memimpin.Ketika ia membuat aturan tegas untuk  lurah,camat,walikotapun harus mendapatkan hal yang sama ketika di kantor pemerintahan terjadi "suap-suap" yang diberikan pihak luar harus bijaksana dan tegas.Tidak ada perlakuan istimewa.Siapa saja yang melakukan kecurangan wajib ditindak tanpa perkecualian
Dan terakhir adalah perempuan semakin terlihat pintar ketika dia Kuat menghadapi badai persoalan hidup baik keluarga maupun lingkungan pekerjaan.Seringkali perempuan terlihat lemah bahkan mundur ketika tekanan,desakan bahkan fitnah menghampiri,terutama dikancah politik kondisi ini lebih jelas lagi terlihat.Saya ingat ketika seorang presiden perempuan yang memimpin Indonesia.Bagaimana beliau begitu kuat menghadapi serangan-serangan lawan politiknya.Diguncang namun tidak goyah dan tidak minta mundur juga,begitu kuat.Begitupun dengan menteri perempuan era Jokowi ketika ada mem-bullynya di media massa.Menteri bertatto ,merokok dan penampilan nyentrik ini tidak peduli orang mau bilang apa,yang penting Kuat dan bertahan
Itulah pandangan saya tentang perempuan pintar,tidak sekedar pintar dalam nilai akademik namun dia juga pintar dalam berbagai situasi dan mampu mengatasi berbagai permasalahan.Dan sekarang ini sudah banyak di Indonesia perempuan-perempuan pintar  yang bijaksana,tegas,dewasa dan kuat (D/s)

2 komentar:

  1. perempuan bijaksana, cerdas, kuat memang tidak bisa dilihat dari gelarnya tapi dari bagaimana mereka menjalani hidup yang penuh ujian dengan tabah dan tegar. Saya banyak melihat perempuan-perempuan hebat seperti ini.

    BalasHapus
  2. Betul sis....karena pintar itu sudah banyak,tetapi dengan kriteria seperti diatas sptnya belum banyak ya

    BalasHapus