Minggu, 04 September 2016

Buah Tak Jauh Dari Pohon


Hallo...hallo..selamat pagi.Baca judul yang saya tulis tentang tumbuhan tetapi apakah tulisan ini ada hubungannya dengan tumbuh-tumbuhan?Ah...tidak!Lalu mengapa ditulis seperti itu judulnya ini hanyalah sebuah pepatah yang berkaitan dengan kehidupan manusia bahwa buah itu ada karena dari pohon dan rupa buah tidak beda jauh dengan pohon.Begitupun dengan anak.Karakter,minat dan bakat anak itu tidak beda jauh dari orangtuanya entah dari ibu/ bapaknya atau campuran ke-2 nya.
Saya dari kecil senangnya main drama,ceriwis dan suka bergaul dengan banyak orang.Pokoknya kosa kata yang ada dikepala sudah seperti kamus,banyak sekali dan kata-kata itu saya olah menjadi kalimat yang dipakai untuk bicara.Saya suka seni panggung bahkan bercita-cita menjadi sutradara film kelak walaupun akhirnya menyimpang secara pendidikan setelah dewasa.Dan ini yang menarik ke-2 putri saya Charlotte dan Vannesa saya tidak paham ya kok mereka sepertinya ikut-ikutan senang seni.Mereka suka berkhayal,membaca,menulis bahkan si kakak Charlotte dipercaya membuat drama musikal di sekolahnya.Dan si kecil pernah bilang kelak nanti kalo kuliah mau jadi sutradara film.Loh...loh..loh mengapa sama peesis cita-citanya dulu dengan saya.Dalam hati senang juga kalau cita-cita si adik sampai besar nanti tetap sama.Tapi namanya juga anak-anak minatnya'kan sering berubah.Namun yang membuat sampai sekarang saya terheran kok bisa ya?padahal saya tidak pernah mengarahkan mereka bahkan memperkenalkan dunia senipun secara langsung belum pernah.Apakah ini yang namanya minat,bakat?
Pertanyaan saya terjawab oleh ahlinya Elizabeth P.Santoso,M.Psi dalam acara talkshow Persiapan Pendidikan Anak Menghadapi Persaingan Global.Acara yang dipenuhi oleh para emak-emak ini tidak saja menghadirkan psikolog cantik yang biasa dipanggil dengan Lizzie tetapi juga founder dari Kumpulan Emak Blogger ( KEB),Mira Sahid dan T.Guntur Priyonggodo,Kepala Cabang Jiwasraya.
Acara yang berlangsung di Hongkong Cafe Minggu 28 Agustus 2016 Foto:Maketu,Sumarti Saelan
"Terimakasih untuk emak-emak yang sudah hadir di talkshow ini.Tantangan menjadi ibu sangat berat.Banyak PR kita untuk mengantar anak-anak menjadi yang terbaik.Karena di era globalisasi sekarang ini kita para orangtua harus berperan serta dalam membangun minat dan bakat anak",ucap Mak Icoel begitu biasa dipanggil di komunitas KEB
"Anak saya dua.Sampai sekarang minatnya masih berubah-ubah.Dulu si sulung Vinka senangnya seni,minta les ballet,masuk tetapi tidak lama bosan juga.Begitupula dengan adiknya,Zahran lagi senangnya olahraga minta masuk club futsal.Saya pikir bisa bertahan lama ternyata bosan juga.Les ini itu,tidak ada yang bertahan lama.Padahal biayanya tidak sedikit loh untuk untuk kegiatan mereka...",curhat jeung Mira Sahid
Waduh...ternyata wanita ayu yang murah senyum ini punya masalah yang sama juga toh denganku,pikirku.Aha...sebenarnya sang MC,Nurul yang cantik itu tidak sempat saja bertanya pada semua emak yang hadir.Kalau ditanya pastilah punya masalah yang sama,anak-anak belum focus untuk minat dan bakatnya.Jadi momentnya tepat banget talkshow ini,berbagi cerita seputar bakat dan pendidikan.Agar jelas terarah masa depannya.
                                                                    Foto:Ibu Mira Sahid

"Minat dan bakat itu harus sejalan.Kalau seseorang itu punya minat menyanyi dan didukung oleh bakat memiliki suara yang merdu maka hasilnya akan memuaskan.Coba kita lihat penyanyi Taylor Swift bagaimana usahanya dari kecil.Mengasah kemampuannya dalam bernyanyi hingga dia berhasil sekarang.Begitupun dengan penyanyi kebanggaan Indonesia Sherina dan Agnes Monica.Mereka bukan instant jadi penyanyi papan atas selain berbakat perjuangan mereka perlu diacungkan jempol.Perjuangan untuk mendapat prestasi memang tidak mudah bahkan ibaratnya sampai berdarah-darahpun dilakoni.Seperti Agnes.Dia focus pada bakat nyanyinya.Berlatih tanpa kenal waktu,ikut berbagai lomba sampai go internationasional.Dan mereka yang berjuang itu tidak akan tersisih berbeda dengan yang instant cepat tenggelamnya",ucap psikolog cantik
"Antara minat dan bakat harus seimbang.Dan para emak ada 3 kunci agar Anak sukses meraih cita-citanya tugas kita adalah:

  • Mengindentifikasi potensi anak
  • Mengarahkan dan Membina Motivasi
  • Memotivasi

Karena kalau kita sudah tahu minat dan bakat anak misalnya senang di bidang seni musik,mudah bagi kita orangtua untuk mengarahkan dan memotivasi.Akan menjadi PR bagi orangtua kalau anak masih labil suka ini suka itu tetapi tidak ditekuni.Inilah yang namanya labil.
Dalam dunia pendidikan ada 8 kecerdasan yang ditulis oleh Howard Gardner Founder of theory of multiple intelligence,apa saja kecerdasaannya?
                                             Foto:kehadiran para emak di talkshow Jiwasraya
LINGUISTIK
Kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif baik lisan maupun tulisan.Biasanya kecerdasan seperti ini kelak dalam pekerjaan tidak jauh berhubungan dengan kata-kata menjadi pendongeng,pembaca berita,artis atau wartawan
MATEMATICS-LOGICS
Anak yang dikarunia kecerdasan ini pintar dalam mengolah angka dan menggunakan logika.Dan dalam pekerjaan biasanya menjadi ahli matematika,insinyur,peneliti.Cukup serius pekerjaannya karena dibutuhkan ketelitian
SPASIAL
Kecerdasan yang unik karena cerdas disini si anak dapat menggambarkan dunia secara visual namun akurat.Pekerjaan apa yang menanti kelak?pilot,perancang busana atau arsitek.Namun kita,orangtuanya,perlu melatih anak untuk mengarahkan kecerdasan yang dimiliki seperti bermain lego dan menggambar
KINESTETIK-JASMANI
Kalau kecerdasan yang ini menggunakan seluruh tubuh untuk mengekplorasi ide dan pikiran.Mereka yang cerdas di bidang ini kelak akan menjadi penari,atlet atau pengukir.Tugas kita emak,mengenalkan anak pada bidang seni misalkan masuk sanggar tari atau klub olahraga
MUSICAL
Dari namanya saja sudah teridentifikasi "musik" ya kecerdasan ini mampu mengubah berbagai bentuk musik dengan cara mempersepsi,membedah dan mengubah 
Anak berbakat seperti ini perlu didukung ya mak!caranya dengan mengenalkan alat musik sejak dini dan mencoba mencipta lagu
INTERPERSONAL
Kecerdasan yang unik juga karena bertindak berdasarkan suasana hati dan mampu memotivasi orang lain.Pekerjaan yang siap menanti kelak antara lain menjadi conselor,marketing ataupun pekerja sosial.Yang perlu kita latih mak pada anak adalah intuisi dan feeling-nya
INTRAPERSONAL
Kecerdasan yang keren ini karena mampu memahami diri dan bertindak berdasarkan pemahaman tersebut.Pekerjaannya biasanya menjadi psikolog,penulis atau peneliti
NATURALIS
Keahlian mengenal dan mengkategorikan spesis flora dan fauna dalam lingkungkan sekitar.Kelak anak yang memiliki kecerdasan ini bisa menjadi ahli biologi,dokter hewan ataupun hortikulturis.Emak,kalau anak kita minatnya sudah terlihat dalam bidang ini kita sejak dini mengarahkan anak untuk mencintai tumbuhan dan binatang
"Nah,dari ke-8 kecerdasan yang ada para emak disini bisa mulai mengamati anak kita di bidang mana.Bisa jadi cerdasnya lebih dari satu.Misalkan lingustik dan musical.Dan kita bisa membantu mengarahkan dan memotivasi setelah teridentifikasi minat dan kecerdasannya",ujar ibu Lizzie
Diskusi yang sangat menyenangkan bagi saya.Sebagai emak saya jadi lebih smart loh.
Dan perbincangan hangat ini semakin menarik dengan kehadiran bapak Guntur dari Jiwasraya
Apakah Minat dan Bakat saja sudah cukup?
Untuk meraih apa yang dicita-citakan anak pertanyaan diatas jawabnya masih kurang lengkap.Anak kita perlu di motivasi didukung dalam pendidikan,setinggi-tingginya.Untuk mencapai semua itu dibutuhkan dana yang tidak sedikit.Menurut riset tahun lalu dibutuhkan dana 250 juta untuk kuliah di kedokteran.Wow...mahal ya.
Dan riset yang diadakan oleh Jiwasraya 81% orangtua ingin anaknya lulus jadi sarjana namun sayang hanya 5% orangtua yang memilih dana asuransi untuk pendidikan dikarenakan pemahaman yang minim
Yuks Mengenal Dekat Jiwasraya
Asuransi yang berdiri sejak 31 Desember 1859 di Batavia sejak pemerintahan Belanda dengan nama NV Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrente Maatschappij (NILLMIJ).Di zaman Hindia Belanda saja sudah direncanakan bahwa tujuan asuransi memberikan pemahaman,pendidikan dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya merencanakan masa depan
Ada apa dengan JS Prestasi?
Inilah asuransi pendidikan dari Jiwasraya yang mendukung kepastian pendidikan si buah hati mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi
Manfaatnya Untuk Emak?
Tentu sangat bermanfaat dan manfaat itu adalah;

  • Pembayaran manfaat tahapan pada saat anak masuk sekolah tingkat SD,SMP,SMA dan Perguruan Tinggi dan benefitnya antara lain:
  • Uang asuransi menaik sebesar 5% dari uang asuransi awal secara majemuk setiap tahun
  • Biaya kuliah setiap bulan dibayarkan selama 60 bulan
  • Gratis pembayaran premi berkala saat jatuh tempo pembayaran jatuh tempo

Bagaimana kalau tertanggung mengalami

  • Meninggal Dunia bukan karena kecelakaan dibayarkan 100 % uang asuransi pada ahli waris dan karenz kecelakaan dibayarkan 200 %
  • Cacat Tetap Total dibebaskan premi lanjutannya

Apa sih keunggulan JS Prestasi?
Anak usia 3 bulan boleh diasuransikan
Orangtua bebas merencanakan premi tiap bulannya sesuai dengan kemampuan
Pembayaran premi online seluruh Indonesia
Proses klaim mudah
Dan yang pasti asuransi yang memiliki lebih dari 6 juta nasabah ini milik pemerintah jadi para Emak tidak perlu khawatir untuk uang yang diasuransikan.Pastinya aman
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi:

Twitter:@Jiwasraya
Minggu yang sangat menyenangkan bagi saya.Dapat ilmunya dan dapat bahagianya bisa sharing.Terimakasih KEB,Jiwasraya dan Ibu Lizzie.Sukses untuk semua.... (D/s)

22 komentar:

  1. yang dirasakan mak mira sama kayak yang dirasakan kak denise, dan dirasakan juga sama mak2 yang lain, soalnya anak pengen les ini itu tapi bosen. Kudu bisa menemukan bakat lebih awal nih sebelum buang tenaga dan waktu juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju Mariana..hadeuh...ABG banyak maunya ya,he..he..he

      Hapus
  2. Wah, acaranya seru dan nambah wawasan banget, ya, Mba?
    Hehe, minat anak2 memang berubah terus, hingga mulai stabil di kala usianya mulai matang deh kayaknya ya?
    Jadi ingat diri sendiri saat kecil dulu, sebentar mau jadi ini sebentar lagi ingin jadi itu. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Alaika,bicara buah,ya anakku seperti aku.Zaman dulupun aku berubah keinginan,kebanyakan maunya,ha...ha...ha emak=anak ya mbak,kelakuannya

      Hapus
  3. mak, salam kenal :) btw, pas mak menang sbg penanya terbaik kok ga dicantumin mak? biar eksis :) smg PR dr mb Lizzie waktu itu cpt bs selesai ya mak, biar langsung diterapin, hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. He...he...he...ada yg terlupa ya mak.PR banget nih yg dari Bu Lizzie semoga bisa terealisasi

      Hapus
  4. Iya mak, kudu dipersiapin banget masa depan anak, nggak cuma liat bakatnya aja tapi diimbangin dengan minat si anak, dan pinter2 orangtua nengahinnya ya mak. biar ga gonta ganti minta hehhehe.. thanks for sharing mak! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Andiyani.Jadi emak kita memang kudu rempong terutama masalah pendidikan

      Hapus
  5. benar mak denise, soal perumpamaan judul blognya ... klo aku pribadi, gak ada turunan minat yg sama dari ortuku ... jatuhnya malah ke adik2ku ... ibu bapakku aktivis organisator, tapi aku si sulung gak suka ... senengnya nulis2 aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha ha...entah mbak kok bisa mengalir deras seperti itu ya,opa ku suka musik tetapi mengalir seni ke aku malah seni panggung

      Hapus
  6. Emang bener ya mak, setuju sama judulnya. Karena anak meniru orang tua.

    BalasHapus
  7. Jiwasraya solusi tepat ya mak untuk rencana biaya pendidikan anak

    BalasHapus
  8. Makasi penjelasannya lengkap dikasih solusi pula bikin review JS Prestasi.. thank you sharingnya

    BalasHapus
  9. Di acara kemarin seru tuh pertanyaan nya mbak denise... betewe anaknya udah sehat kan mbak.. semoga selalu sehat ya keluarga mbak denise

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah mbak Yayat.Anak udah gede aja kita masih urus printilannya mbak,apalagi kalo masih kecil2 ya,hadeuh...kita harus jadi emak yang oweke mbak.Baik urus pendidikan maupun pergaulannnya

      Hapus
  10. Sebagai orang tua emng kita dituntut untuk selalu mengenal dan memahami bakat minat pada anak mak, karena anak aset masa tua kita hehe. Dan harus bisa menyiapkan dana pendidikan buat minat dan bakat anak ya mak dri sekarang huhhuhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mak!jadi orang tua kita tidak cukup membesarkan anak saja,ttp harus juga bertanggungjawab penuh pada tumbuh kembangnya,thanks mak

      Hapus
  11. Waaah, acaranya kapan nih, Dennise? Koq bunda gak tau, ya? Keliatannya acaranya asyik tuh. Btw, blognya jangan dimoderasi atuh, jadi kalo komentar langsung bisa liat tulisannya, hiks..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya bun,ha ha ha...gaptek nih!nanti aku tanya teman ya bun cara ngilangin nya,soale aku dibuatin,nah loh!ketahuan'kan

      Hapus