Jumat, 02 September 2016

MPR Rumah Kebangsaan


Majelis Permusyarawatan Rakyat adalah nama panjang yang selama ini dikenal dengan nama MPR.Mengapa pamor MPR gaungnya kurang ya,padahal usianya sudah 71 tahun ditanggal 29 Agustus yang lalu.Mungkin bisa jadi benar karena ini lembaga tinggi negara ini kurang menjadi sorotan publik,jarang ada pendemo.Beda dengan DPR yang sering di demo oleh ormas Untuk itulah Jum'at 26 Agustus Netizen dan blogger mendapat undangan dari MPR untuk lebih erat lagi berbincang-bincang.dalam tajuk acara  Netizen Ngobrol Bareng MPR.Saya,Dennise,tentunya senang sekali bisa menginjakkan kaki di gedung MPR.Ini baru kali pertama saya ke sana.Karena tentunya tidak semua orang bisa kesana.Disambut oleh tuan di ruang Delegasi Nusantara V yang berada di lantai 2,Bapak Ma'ruf Cahyono Sekjen MPR
Selama ini masyarakat tidak terlalu dekat mengenal MPR itu seperti apa.Hanya tahu dari TV dan koran,termasuk saya mewakili masyarakat.Apa sih MPR itu apa saja pekerjaannya,misinya dan sebagainya.
Majelis itu kedudukannya dalam MPR tidak hanya mengurusi bidang politik saja tetapi bisa menjadi pendengar dari aspirasi rakyat.Dan Permusyawaratan itu menggambarkan walaupun Indonesia terdiri dari beragam budaya,bahasa,agama,suku namun ada kesepakatan bersama
"Kami senang dengan kehadiran para netizen dan blogger di gedung MPR ini.Harapan kami masyarakat diluaran sana bisa memdapatkan informasi yang banyak tentang MPR dari tulisan yang teman-teman publish,"ucap pak Sekjen,Ma'aruf

"Dalam tubuh MPR terdiri dari 692 anggota dimana 560 adalah DPR 132 DPD.Dan MPR mempunyai hak untuk merubah sebuah konsistensi.Misalkan saja UUD'45 yang sekarang ada.Ada hal yang mau ditambah atau kurangi.Namun tentunya tidaklah semudah itu.Banyak pihak yang dilibatkan atas usulan perubahan dan proses politik adalah yang berat.Suara dari berbagai partai dan suara itu harus didengarkan sampai akhirnya pada suatu keputusan.Dan setelah perubahan itu disepekati ada yang namanya "proses uji coba" artinya Undang-undang yang telah dibuat di uji cobakan terlebih dahulu di masyarakat apakah pas,ada yang perlu ditambah,dikurangi.Ooo...ternyata tidak mudah ya melakukan perubahan
Lebih lanjut lagi pria ramah ini bercerita tentang visi dan tujuan dari MPR
Visi MPR antara lain:
  • Menegakkan etika kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bidang politik,ekonomi,sosial dan budaya serta pertahanan negara
  • Mewujudkan harmonisasi hubungan antar lembaga negara dalam melaksanakan wewenang dan tugas
  • Memperkuat harmonisasi dalam hubungan diplomatik antar parlemen dan antar negara sahabat
Tujuan MPR antara lain:
  • Mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dalam melakukan wewenang dan tugas yang diamanahkan
  • Mewujudkan kebijakkan nasional yang demokratis dan transparan
MPR memiliki 4 Pilar yang sudah dikenal di masyarakat yaitu:
Pancasila
  • UUD 1945
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
  • Bhineka Tunggal Ika
MPR yang gaungnya terkesan tidak dekat dengan masyarakat sesungguhnya sangat dekat.Bahkan MPR menerima aspirasi masyarakat termasuk demo yang dijalankan oleh mahasiswa.Namun sangat disayangkan oleh  bapak Sekjen ini peristiwa 1998 dimana ketika lengsernya Soeharto mahasiswa berdemo.Namun demo waktu itu bersamaan dengan massa anarkis.Sehingga gedung MPR hancur termasuk arsip-arsip dan barang bersejarah dirusak massa
"Saya sangat menyayangkan peristiwa ini.Marilah kita berdemo dengan cara yang santun dalam menyampaikan aspirasi.MPR disini membuka pintu selebarnya kepada masyakarat.Apa yang ingin disampaikan untuk negara ini namun jangan bertindak sendiri secara anarkis",ucap pak sekjen
Acara yang berlansung di Jum'at siang berakhir dengan senyum sumringah MPR dan blogger.Selama ini MPR yang terkesan jauh,sulit dijangkau oleh masyarakat ternyata menyenangkan.Dan untuk mengetahui banyak tentang MPR bisa dilihat di
Facebook:wwwMPRgoid
Twitter     :@mprgoid
Instagram:mprgoid


                                              Dirgahayu MPR dan Majulah Negeriku 

2 komentar:

  1. Nah ini dia mba. artikel penting nih. soalnya masih banyak orang kebolak balik antara fungsi dpr dan mpr. padahal beda kan ya. dan gak semua anggota mpr juga anggota dpr. makasih mba artikelnya.. moga ada pembahasan lanjutan mengenai ini

    BalasHapus