Minggu, 23 Oktober 2016

Mutiara Indonesia Kebanggaan Bangsa Indonesia Yang Wajib Dilestarikan

Suatu hari saya bertemu dengan seorang wanita berpenampilan elegan disebuah pesta.Saya terkesima dengan penampilan yang serasi dan matching.Yang saya amati adalah asesoris wanita ini.Anting,kalung,gelang dan cincin senada dari mutiara.Kilauan mewah terpancar.Penasaran saya bertanya,
"Bu asesorisnya bagus,mewah!mutiara ya?"
"Ya,saya penggemar mutiara.Pakai mutiara meningkatkan rasa percaya diri dan saya koleksi karena mutiiara tidak lekang di makan masa",tutur wanita cantik ini.Wow...keren!
Dan lebih keren lagi ketika saya mengikuti Pre Event Gathering 6 th Indonesian Pearl Festival The Magnificent South Sea Pearl bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Susi Pudjiastuti di pertengahan Oktober ini.Bertempat di gedung Mina Bahari III,Jakarta.
Acara yang dimulai sekitar pukul 9.30 ini dihadiri oleh para stake holder,pengusaha dan suppliers bidang kelautan khususnya Mutiara yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Pearl Festival memasuki tahun ke-6 diadakan di Indonesia kali ini berlangsung dari tanggal 9-13 November 2016 di Lippo Mall Kemang

"Tujuan Pearl Festival ini untuk wadah temu suplier dengan investor sehingga dapat terjadi perkawinan bisnis.Dimana dari hasil bisnis forum tersebut tentunya diharapkan akan terjadi transaksi bisnis dengan nilai triliyun rupiah",tutur ibu Susi dalam kata sambutannya
Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan penghasil mutiara yang diperoleh dari kekayaan laut Indonesia.Dan yang menakjubkan Indonesia merupakan Primadona Mutiara Laut Selatan dengan hasil mutiara terbaik di dunia.Dimana mutiara ini menyimpan kecantikkan yang luar biasa.Butiran mutiara yang sudah melalui prase pengolahan ada yang bulat dan ada yang setengah bulat.Perlu kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan mutiara agar tidak punah

"Nilai perdagangan mutiara di Indonesia terus meningkat seperti di tahun 2013=USD 26,3 juta 2014=USD 28,9 juta 2015=31,2 juta.Nilai ini harus terus dipertahankan dimana perlu adanya sosialisasi usaha perikanan dan mutiara untuk mengundang ketertarikkan dunia berinvestasi di Indonesia",tegas Ibu Susi 
"Buyer sekarang lebih cermat dalam memilih produk.Untuk itu saya berharap agar sektor perikanan dapat menjadi contoh transportasi dalam proses investasi.Secara garis besar hasil kelautan Indonesia bisa menjadi devisa untuk negara hanya saja banyak hal harus dibenahi.Seperti pencurian ikan di laut Indonesia harus ditindak supaya jumlah ikan banyak.Produk ilegal harus dihindari dan yang terpenting adalah pungli harus dilaporkan.Departemen Kelautan dan Perikanan memiliki nomor telphone,sms yang bisa dihubungi langsung jika ada pelanggaran dari pihak kami"

Di gathering ini diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada ibu Susi.Salah satu penanya seorang bapak dari Raja Ampat-Papua yang bertanya,
"Berkaitan dengan hak penggunaan perairan untuk usaha.Kami sering berbenturan dengan pihak adat setempat.Belum lagi adanya birokrasi yang alot antar pemda setempat mempersulit perkembangan beberapa budidaya mutiara,mohon dukungannya ibu Susi""Untuk masalah daerah seperti di Raja Ampat diperlukan kerjasama dari seluruh lapisan untuk menyukseskan kegiatan berbisnis.Pendekatan secara persuasif dan adanya penyuluhan tentang mutiara,kekayaan laut itu perlu agar pihak adat setempat memberi dukungan"

Dan di akhir acara ibu Susi berpesan kepada semua yang hadir,
"Dalam berbisnis mutiara harus transparan.Banyak orang tidak punya bayangan dalam bisnis ini.Nah,untuk itu asosiasi mutiara harus buka-bukaan dalam prospek keuntungan agar investor baik dalam dan luar negeri semangat untuk berinvestasi.Dan untuk para pengusaha mutiara jangan khawatir masyarakat Indonesia bahkan dunia akan mengenal mutiara Anda dari pameran Inacraft yang diadakan tiap tahun buat mempopulerkan budidaya mutiara Indonesia"
Saya sebagai blogger bangga mendengar pemaparan dari ibu menteri yang humble ini.Mutiara Indonesia terkenal hingga manca negara bahkan bahkan ada istilah Mutiara dari Selatan.Untuk itu sudah seyogyanya kita,bangsa Indonesia ikut melestarikan mutiara,hasi

Hasil laut Indonesia.Kekayaan Indonesia harus tetap dijaga jangan sampai ada negara lain yang mengaku bahwa mutiara asli dari Indonesia sebagai milik mereka.Untuk Anda pembaca blog saya jangan lupa untuk mengunjungi Indonesia Pearl Festival yang berlangsung 9-13 November 2016 di Lippo Kemang,Jakarta (D/s)

8 komentar:

  1. Pantes yang namanya mutiara itu cantik ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. He he he iya ya mas,harusnya nama saya belakangnya ditambah Mutaara ya

      Hapus
  2. Saya juga peyuka mutiara tp karena kurang tahu yg asli dan yidak sering ketipu hehehe...mutiara lombok dan ambon bagus bagus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dibutuhkan keahlian khusus mbak untuk mengenali mutiara itu asli / tidak,thanks

      Hapus
  3. Kalau ngga salah mutiara juga ada beberapa jenisnya. Dan jenisnya ini berpengaruh terhadap harganya.

    Selain untuk perhiasan, mutiara bisa ngga dijadikan investasi untuk masa depan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul....jadi sekarang kalau ada uang investasi selain ke tanah bisa ke perhiasan seperti mutiara

      Hapus
  4. semoga dengan adanya IPF ini bisnis mutiara di Indonesia makin ramai ya Bu Denise :)

    BalasHapus