Jumat, 02 Desember 2016

Menanamkan Nilai Uang Pada Anak Bersama HSBC

Farah ibu muda mempunyai seorang anak Farel namanya.Farel ganteng ini usianya baru 3 tahun.Tetapi jangan tanya namanya jajan itu paling kuat.Sehari bisa jajan 25 ribu karena semua dibeli.Masalahnya ketika jajan Farel sendiri tidak didampingi sang bunda.Alhasil apa yang dibelikan Farel di warung banyak salah harga,banyak selisihnya.Tapi siapa mau disalahkan,Farah sebagai ibu tidak tega anaknya selalu merengek nangis minta jajan,Farel sendiri tidak memahami nilai uang,repot'kan?
Nah sebaiknya bagaimana?Ini ada solusinya untuk para orangtua,Bangun Karakter Bangsa Sejak Dini Melalui Program Pemahaman Nilai-Nilai Keuangan Anak Cerdas


Tema menarik ini dibahas begitu menarik,Selasa 29 November 2016 bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) dan HSBC.Obrolan seru disiang hari bertempat di SDN12 Bendungan Hilir,Jakarta menghadirkan Robert Gardiner,Executive Director,PJI, Nuni Sutyoko,Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia dan Anna Surti Ariani,S.Psi,M,Si,Psikolog


Program Literasi Keuangan Anak Cerdas diselenggarakan oleh PJI dan HSBC yang kini telah memasuki tahun ke-2.Selama 1 tahun penyelenggaraan program ini melibatkan 57 guru,245 sukarelawan dan 1.883 siswa kelas 3 hingga kelas 5 di 8 Sekolah Dasar di 8 kota di Indonesia.Program ini direncanakan berjalan selama 3 tahun dari Oktober 2015-Juli 2018 yang menyasar 150 guru dan 13 ribu siswa di Sekolah Dasar di 12 kota di Indonesia-Medan,Jakarta,Bandung,Semarang,Yogyakarta,Sudabaya,Sidoarjo,Denpasar,Balikpapan,Makasar,Manado dan Pontianak


"Program Anak Cerdas yang telah berlangsung di 8 SD di 8 kota telah memberikan indikasi positif tentang efektifitas penyelenggaraan program literasi finansial yang menyertakan nilai-nilai budi pekerti luhur seperti kejujuran,semangat kerja untuk mendapat penghasilan",ucap Robert yang sudah menetap 10 tahun di Indonesia
Ditambahkan lagi oleh pria yang fasih berbahasa Indonesia,
"Diharapkan dalam program ini setiap siswa dapat bijak dalam mengelola pendap8atan dan kebutuhan,menahan diri dari sifat konsumtif hingga memiliki pemahaman fungsi finansial untuk kebutuhan sosial terhadap pembangunan karakter anak.Jika tingkat pemahaman fungsi finansial sebelumnya hanya berkisar antara 40-60%,kini setelah mengikuti Program Anak Cerdas pemahaman mereka terhadap fungsi dan hakikat finansial meningkat mencapai 80%",ucap pria bertubuh tinggi


Dan ini terbukti ketika kami insan media bergabung di kelas anak-anak SDN 12.Mereka begitu semangat ketika mereka mengikuti Program Anak Cerdas melalui aplikasi edukatif di perangjat tablet.Siswa/i di kelas 3 SD ini diajarkan pemahaman yang paling mendasar tentang perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.Begitupun cara mendapatkan uang,mengelolanya,menyimpan kelebihan uang hasil dari pendapatan,memanfaatkan uang untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingab berbagi kepada sesama
Seperti ada gambar di tablet nasi goreng dan 2 roti


"Ayo adik-adik siapa diantara kalian yang memilih nasi goreng dan siapa yang memilih 2 roti?",tanya relawan dari PJI.Anak-anak sekolah ini begitu bersemangat mereka berteriak sambil mengacungkan tangan menyebutkan nasi goreng dan roti.Lalu dengan sabar kakak pembina meminta perwakilan anak yang menjawab pilih nasi goreng dan 2 roti menjawab dan apa alasannya
"Karena nasi goreng itu banyak,lebih enak dan gurih juga kenyang"
"Kalau roti lebih enak dan bisa bagi teman juga"
Semua jawaban itu tidak ada benar dan salah.Dan disinilah kehebatan dari Program Anak Cerdas.Anak-anak kelas 3,4 dan 5 diajarkan mengenal Pemahaman Nilai-Nilai Keuangan sehingga Karakter Anak Bangsa terbangun sejak dini.Yang uniknya,cara belajarnya menyenangkan seperti bermain saja,ada games-nya tetapi anak-anak tetap harus memberikan jawaban yang spontanitas namun beralasan


                                                             Foto:Mrs Nuni dari HSBC

"Masih rendahnya tingkat literasi keuangan di Indonesia yaitu 21,84% mendorong kami untuk terus berperan aktif menghadirkan program-program edukasi yang menyasar ke semua lapisan masyarakat termasuk anak-anak dalam memproses karakternya",ucap Nuni Sutyoko


"HSBC berharap,program-program yang diselenggarakan mampu berkontribusi terhadap peningkatan  pemahaman finansial masyarakat Indonesia sekaligus turut membantu pemerintah dalam mewujudkan targetnya menjadi 75% dari total penduduk Indonesia memiliki akses perbankan di tahun 2019.Sebuah tantangan yang menarik bagi kami karena saat ini persentase penduduk Indonesia yang telah memiliki akun perbankan baru mencapai 36%",tambah wanita cantik ini
Perlu diketahui,bagi HSBC Program Anak Cerdas merupakan wujud tingginya komitmen lembaga keuangan terkemuka dunia ini dalam mendorong peningkatan pemahaman finansial beserta pengelolaannya di kalangan masyarakat Indonesia


"Anak-anak di usia SD masih berada di dalam proses pembentukkan karakter.Program literasi keuangan yang menyertakan nilai-nilai budi pekerti merupakan salah satu pendekatan efektif yang dibutuhkan dimana menyentuh aspek-aspek utama yang diperlukan untuk pembangunan karakter anak seperti aspek fisik,kognitif,bahasa,emosi dan sosial",ucap psikolog Anna Surti
"Bagaimana memperkenalkan anak pada uang?ini pertanyaan umum dan kadang orangtua bingung menjawabnya,mungkin saat merengek anak dikasih uanb.Jawabannya ini tidak tepat.Sebaiknya kapan diperkenalkan adalah saat anak sudah mengenal angka nominal.Sudah paham penambahan,pengurangan.Karena selain tahu harga suatu barang tentunya tidak dapat dibohongi",lanjut wanita murah senyum ini


Oh ya keisitimewaan dari Prestasi Junior Indonesia ini dimulai dari kelas 3 SD materi pembelajaraannya seperti yang telah disebutkan diatas.Lalu lanjut lagi ke kelas 4 dengan materi bagaimana siswa mengenali lingkungan kemasyarakatan.Mereka diajari mengenal jenis-jenis pekerjaan,keahlian apa yang dibutuhkan
Dan terakhir kelas 5 SD materinya mengajak siswa belajar mengenal dunia usaha secara langsung termasuk mengindentifikasi tempat-tempat orang membelanjakan uangnya dan juga menyimpan uangnya


                                                           Foto:Penulis bersama Mr Robert

Ternyata untuk mengenalkan nilai-nilai keuangan pada anak tidaklah sulit,melalui permainan yang menyenangkan anak-anak tertarik dan bersemangat.PJI yang merancang program ini adalah salah satu dari organisasi not profit terbesar di dunia,Junior Achievement Worldwide yang berfokus pada pendidikan kewirausahaan,kesiapan dunia kerja dan kesadaran finansial.Sukses untuk program PJI dan HSBC semoga terbangun karakter anak bangsa sejak dini yang memahami nilai-nilai keuangan ( D/s)

2 komentar:

  1. Wahhh baru sekali ini mampir ke rumah kak Dennise (kalau ga salah hehe) langsung deh dikejutkan dengan artikel menarik yang mengedukasi anak-anak kek gini. Nice banget tuh emng kadang anak2 sehari kalau ga dikontrol bisa 25an haha. Makanya mamanya harus cerdas mengarahkan penggunaan uang ke anaknya ya.Btw kalau ditanya nasgor apa roti, aku maunya nasgor aja hehe. Kenyang dan harganya ga selisih jauh dari roti wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. He he he anak-anak sekarang lebih smart dalam memahami nilai uang Feb

      Hapus