Rabu, 01 Maret 2017

Bersahabat Dengan Diabetes,Mungkinkah?




Andri pria 40 tahun pengusaha muda yang banyak meng-entertain relasi bisnisnya.Kebiasaan menikmati makanan enak nan manis di cafe ataupun hotel sudah berlangsung 10 tahun lebih.Andri tidak rakus,makan cookies,tart atau coffee-late tidak banyak,sekedarnya tetapi sering.Seminggu bisa 4-5 kali menikmati.Coba hitung berapa kali dalam sebulan kali setahun kali 10 tahun,berapa banyak penumpukkan gulanya.Belum lagi aktifitas olahraga yang nyaris tidak ada karena mobilitas yang tinggi.Alhasil di usia muda Andri terkena Diabetes.Penyakit yang semula tidak terjadi andai saja Andri life stylenya tidak seperti itu.Karena dari garis keturunan dari keluarga tidak ada yang diabetes.

Beda dengan Vika,gadis remaja berusia 20 tahun.Siapa sangka Vika yang suka naik gunung terkena Diabetes.Memang ia suka makanan manis tetapi masih dalam jumlah yang wajar.Namun Vika mewarisi Diabetes dari ayahnya sementara ayahnya terkena gula dari ibunya.Garis keturunan tidak bisa dihindari.Lalu apakah dengan mengalami Diabetes,dunia ini kiamat,bersedih berkepanjangan? Ah,mengapa Diabetes itu harus dimusuhi yuks bersahabat dengan penyakit ini.Melalui sebuah talk show,"Kenali Diabetes Millitus dari A-Z" bersama Dr.Syahrizal,Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam),Verawaty Sitorus,S.Gz (Ahli Gizi ) banyak pengetahuan informasi didapatkan.Acara yang disponsori oleh Soyjoy cemilan sehat dari kedelai dengan Low IG berlangsung Kamis,23 Februari di RS.Jakarta


"Jakarta termasuk peringkat ke-5 untuk kota yang penderita Diabetes Militus-nya banyak.Hal ini disebabkan karena life style baik dari pola makan dan gaya hidup yang metropolis banyak mengkomsumsi manis dan sedikit bergerak.Untuk itu talk show ini diadakan karena Diabetes ibunya semua penyakit.Dari diabetes bisa komplikasi ke berbagai penyakit",ucap Kustrijanto,SP Manager Marketing RS.Jakarta memberi kata sambutan

Sebagai informasi RS.Jakarta sudah 63 tahun menemani penduduk Jakarta dalam pelayanan kesehatan.Berdiri dengan nama Yayasan RS.Jakarta saat ini dilengkapi dengan fasilitas seperti,Dental Clinic Pusat Pelayanan terpadu Kesehatan Gigi dan Mulut,Brain Centre yang menangani penyakit stroke,Trauma Centre melayani kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.Ini yang menarik karena Trauma Centre bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk karyawan yang mengalami musibah ketika bekerja.

Untuk itu RS Jakarta-pun ingin mengedukasikan masyarakat tentang Diabetes karena selama ini masyarakat menganggap Diabetes alias penyakit gula itu sebagai musuh yang harus ditakuti,Padahal sesungguhnya 
diabetes itu harus dihadapi,ikhlas dan tetap bersemangat menjalani hidup


Apa sih Diabetes itu?
Menurut American Diabetes Association (ADA) /2010 Diabetes Militus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin,kerja insulin atau kedua-duanya.Kadar gula darah menjadi tinggi akibat kegagalan produksi insulin oleh pankreas.
Gejala Apa saja sih yang patut Diwaspadai?
Nah dibawah ini wajib"aware" apakah tanda ini dialami oleh tubuh kita,apa saja gejala Diabetes itu?
  • Cepat merasa lelah dan cepat haus
  • Kesemutan
  • Gairah sex menurun
  • Gatal-gatal terutama pada kelamin bagian luar
  • Sering buang air kecil terutama malam hari

Apa saja komplikasi penyakit akibat mengalami Diabetes?
  • Jantung
  • Stroke
  • Kerusakan ginjal sehingga harus cuci darah
  • Impotensi
  • Kebutaan
  • Infeksi kaki sehingga amputasi


Verawaty,ahli gizi RS.Jakarta berbagi cerita tentang Diabetes dilihat dari sisi gizi dan makanan
Ada Apa Dengan 3 J?
J Pertama
Berhubungan dengan jumlah makanan yang boleh dikomsumsi penderita Diabetes.Karbohidrat (nasi ) cukup sekepal tangan,protein segenggam tangan,sayuran boleh 2 kepal tangan namun lemak cukup sejari jempol saja
J Kedua
Jenis makanan yang bermanfaat untuk diabetes
Makanan yang mengandung antioksidan,serat dan makanan yang Indeks Gilkemik rendah
J Ketiga
Jumlah waktu makan,untuk penderita diabetes lebih baik dengan porsi kecil namun dibagi dalam beberapa waktu makan agar gula darah stabil.3x makan besar 3x makan kecil
Selain memperhatikan 3 J diatas  Hendaknya memperhatikan komposisi makanan seperti karbohidrat 60-70 %, protein 10-15%,lemak 20-25% dengan jumlah kandungan kolesterol yang disarankan kurang dari 300 mg/day.Dan untuk pasien hipertensi harus mengurangi asupan natrium (garam)


Bagaimana Dengan Olahraga?
Penderita diabetes sangat dianjurkan untuk melakukan olaraga,sangat baik selain membakar lemak,fungsi jantung bagus dan peredaran darahpun lancar
Apa saja olahraga yang disarankan:
  • Jalan
  • Sepeda santai
  • Jogging
  • Berenang
Olahraga sebaiknya dilakukan secara teratur 3-5×/minggu dengan intensitas ringan dan sedang dalam durasi 30-60 menit. Selain olahraga tentunya makanan berperan penting.Jika seseorang sudah mengalami Diabetes makanan manis tentunya harus dikurangi.Beras merah lebih baik disarankan dibandingkan beras putih yang kadar gulanya tinggi.Begitupun dengan cemilan.Sekarang ini banyak sekali cemilan yang kurang sehat,tidak mengenyangkan namun berkasar gula tinggi.Namun,Soyjoy produsen snack sehat yang memiliki Indeks Glikemik ( IG ) rendah ini memberikan solusinya.Snack berbahan baku kacang kedelai ini memiliki kalori yang rendah hanya 40-80 saja.
Menurut M.Agni Fauzan Brand Communication Soyjoy bahwa makanan low IG sangat baik untuk penderita diabetes

"Menyumbang gula sedikit namun mengandung serat,protein,isoflavon,vitamin A,B,E dan dibutuhkan oleh tubuh.Semua ini bisa didapatkan dari snack Soyjoy"

Talkshow ini menarik karena disela-sela acara peserta diajak senam Pinguin persembahan Soyjoy.Senam yang mudah ditiru dan bagus loh untuk penderita Diabetes.Semua anggota tubuh bergerak.Dan di session terakhir Dr.Syahrizal,Sp.PD lebih mematangkan lagi tentang Diabetes Militus.Dokter humoris ini mengatakan,

"2013 di dunia ada 382 juta dari penduduk dunia ndonesia ada sekitar 138 juta penderita diabetes.Ada 2 tipe diabetes genetik dan gaya hidup.Genetik sulit untuk disembuhkan karena memang dari sananya,seumur hidup minum obat diabetes.Sementara gaya hidup karena suka makanan dan minuman manis.Seharusnya bisa disembuhkan kalau belum parah dengan merubah gaya hidup.Karena enaknya hanya 5 menit setelah itu racun",ujar dokter Rizal

Racun,maksudnya?
"Umumnya orang yang mengalami Diabetes rakus dan keras kepala,susah pantang makanan.Enaknya menikmati makanan manis hanya 5 menit namun setelahnya racun dari makanan manis bersarang di tubuh",imbuh dokter lulusan dari Jogja ini
Semua peserta talkshow yang umumnya pasien mengangguk.Keras kepala itu memang salah satu unsur yang memperparah kondisi penderita diabetes.
Di akhir acara Dr.Rizal berpesan,
"Marilah kita yang sudah terkena Diabetes mau menerima dan mengendalikan diri.Semua obat dan terapi yang dijalankan akan menjadi sia-sia jika tidak disiplin.Ikuti saran dokter "
Untuk Anda yang terkena Diatebes tetap semangat ya jalani hidup (D/s)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar