Kamis, 27 Juli 2017

Mau Bahagia?! Wajib Lakukan Ini



Lea single mom untuk 2 anaknya yang berusia 17 tahun dan 14 tahun.Dia sudah 10 tahun hidup sendiri membiayai anak-anaknya.Saat itu suaminya menunggal mendadak san tidak menunggalkan harta.Jungkir balik?! Ya! Semua pekerjaan "halal" dilakoni dan tidak pernah mengeluh.Lea percaya kalau dia sungguh-sungguh Tuhan akan membukakan pintu rejeki
Lain lagi cerita dari Horas bapak 2 anak yang bekerja sebagai driver online.Istrinya ibu rumahtangga saja.Jika ditanya berapa penghasilan setiap harinya?tidak menentu,bisa lumayan untuk biaya hidup bisa sedikit."Namanya rejeki sudah ada yang mengatur kita sebagai manusia berusaha saja.Hidup itu harus bisa dinikmati.Yang menciptakan kebahagiaan itu kita loh...bukan orang lain",ungkapan bijaksana dari seorang Horas perlu dicontoh.Bahagia itu yang ciptakan kita sendiri dan sederhana jika...

Tidak Sirik
Semua manusia inginnya sih kalo bisa buat list ke Tuhan,beri kaya,cantik,tampan,pintar.Itu mau-nya kita."No body perfect"dibelahan dunia manapun tidak ada yang sempurna,pasti ada kelebihan dan kekurangannya.Bisa saja Tuhan menciptakan si Anisa itu cantik dengan fisik tubuh yang bagus namun secara ekonomi orangtuanya hanya tenaga honorer saja dengan gaji minim sehingga Anisa sekolah sampai SMA saja.Tetapi beda dengan Yurita orangtuanys tajir habis,tamat SMA dia langsung melanjut kuliah tetapi sayangnya wajah Yuri tidak secantik Anisa jauh dari kesan cantik
Tuhan menciptakan keadaan manusia dengan kondisi yang berbeda.Mengapa harus sirik?!
Takaran rejeki itu sudah ada yang mengatur.Jangan pikirkan kekurangan kita tetapi kita punya kelebihan yang belum tentu dimiliki orang lain



Bersyukur
Bersyukur saat lagi ada masalah?Ah,ngaco deh si Dennise ini.Bersyukur itu kali lagi bahagia itu yang wajar kalo bersyukur saat ada masalah ya....mana bisa?! Kata siapa?bisa kok kalo kita mau.Ambil hikmah dari setiap permasalahan yang kita alami.Manusia biasanya kalo ada masalah baru larinya ke Tuhan,berdo'a.Nah,Tuhan mengizinkan masalah itu hadir supaya kita lebih mendekatkan diri padaNya



Jangan Melihat Ke Atas terus...
Sifat manusia umumnya senang membandingkan kok aku tidak se-kaya dia ya,kok nasib-ku tidak sehebat dia ya,waduh...kalau hidup terus membandingkan kapan bahagianya.Pikiran kusut!Jangan lihat ke atas terus.Sesekali lihat ke bawahlah.Banyak loh "mereka" yang diluaran sana tinggal di bawah jembatan,Anda masih lumayan mampu tinggal di rumah walaupu mengontrak,tetapi mereka bisa tertawa bahagia menikmati hidup

Masalah?!Easy Going
Coba siapa di dunia ini yang tidk punya masalah? Dibelahan manapun semua manusia itu punya masalah.Termasuk pemuka agama seperti pendeta maupun ustad.Kembali lagi bagaimana kita menyikapi masalah.Dihindari atau dinikmati
Saya termasuk orang yang menikmati masalah bahkan yang bertubi-tubi sekalipun.Dengn menangispun masalah itu tetap ada.Karena masalah itu bukan untuk dihindari,hadapi saja pasti nanti akan ada akhirnya kok.Pernah suatu hari saya ngobrol dengan teman sesama single parent,saya kaget ketika dia cerita bahwa ketika suaminya meninggalkan hutang ratusan juta yang harus dilunasi.Teman ini tidak tahu kalo almarhum suaminya punya banyak hutang.Terus...ya istrinya berusaha untuk melunasi dan akhirnya lunas juga,horeee...ternyata oh ternyata keadaan temanku ini lebih memilukan tetapi herannya wajahnya itu tidak kusut lih,aura bahagianya terpancar.Nah,ini yang wajib kita contoh beban hidup boleh berat bahagia harus jalan terus.Setuju yaaa...


Berdamai Dengan Masalah
Ternyata hal yang bisa membuat kita bisa bahagia itu adalah ketika kita bisa memaafkan dan berdamai dengan masalah.Wow...si Dennise tuh teori mulu,praktekin dong!ya...sudah lah yauw!awal yap susah bingits!Saya pernah si tipu uang tabungan raib padahal hanya itu yang di miliki.Siapa yang tega melakukan,saudara dan temaan sendiri.Marah,kecewa kesal pasti...uring-uringan terus.Kerja gak konsentrasi dan maksimal.Sampai suatu hari yang di Atas menegur,mau sampai kapan kamu menyimpan amarah?
Lepaskan saja pengampunan,memaafkan!Awal saya tidak mampu tetapi karena sayapun tersiksa tidak nyaman tidak ada damai sejahtera akhirnya saya bisa memaafkan dan berdamai dengan masalah,seterusnya....saya bahagia dong


Lebih Baik Memberi
Memberi itu besar pahalanya.Memberi itu tidak harus materi dengan nominal yang besar memberi makanan untuk yang membutuhkan jika diberikan dengan tulus, ini memberi kebahagiaan tersendiri.Saya ingat suatu hari saat saya berjalan bertemu dengan seorang nenek.Saat itu saya tidak memegang uang lebih namun di tas saya ada lauk matang yang semula hendak dibawa pulang.Nenek itu tidak meminta namun saat saya memberi wajahnya gembira,alhamdullilah neng!nyesss...ini perasaan bahagia banget saat bisa memberi.Dan bagi saya Alhamdullilah itu adalah do'a untuk saya

Entertain
Hidup saya dan Anda perlu loh dihibur!dengan cara melakuksn hal-hal yang menyenangkan hati.Selama ini mungkin kita sibuk dengan rutinitas pekerjaan dari pagi ketemu malam bahkan ada yang dari pagi ketemu subuh.Kapan menikmati hidup dengan kebahagiaan ya?Banyak hal ysng dapat Anda lakukan seperti menikmati hobby yang selama ini nyaris ditinggalkan,macing misalnya atau ke salon mempercantik diri atau juga hang out bersama sahabat.Wiiih...dijamin deh kebahagiaan ini dapat dicapai



Cukup Istirahat
Orang yang sedikit waktu istirahat hanya 3 jam sehari bahagianya pasti kurang bahkan nyaris tidak ada.Yang dipikirkan hanya karir dan materi.Mulai sekarang coba rubah cara hidup Anda dengan menerabpkan sistem balncing antara pekerjaan dan istirahat itu seimbang


Libatkan Tuhan
Manusia saat berbeban berat seringkali menyalahkan Tuhan,malas berdo'a.Semakin kita menjauh dariNya kebahgiaan itu semakin jauh diraih.Pikiran kusut hidupun tanpa gairah.So,jalan terbaik adalah kita mendekatkan diri pada Sang Pencipta dalam do'a

Ternyata bahagia itu mudah ya jika kita mau membuka diri dan melakukan hal diatas Niscaya bahagia itu bisa tercipta

Bahagia itu datang dari kita
Bahagia itu sederhana
Bahagia itu milik kita

4 komentar:

  1. Penting banget untuk selalu bersyukur karena dengan bersyukur kita tak syirik dengan apa yang dimiliki orang lain ya mba

    BalasHapus
  2. Masalahnya susah mba untuk menghilangkan rasa sirik dan selalu melihat ke atas. Tanpa sadar, kedua hal tadi selalu menyempil di dasar hati. Kunci bahagia itu cuma bersyukur sebenernya. Tapi susah mbaaaa.... huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Usaha dan niat mbak.Sekarang tidak bisa besok coba lagi.karena kebahagiaan itu sumbernya dari kita bukan orang lain

      Hapus