Jumat, 15 September 2017

Ada Najwa Shihab di Malam Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka



Hallo saya Dennise.Sejak kecil saya hobby membaca.Saya ingat ketika SD sudah koleksi bacaan 5 Sekawan karya Enyd Bylton Seru mengikuti cerita petualangan 5 sekawan.Terus untuk bacaan anak-anak zaman saya SD ada majalah Bobo.Banyak tokoh di dalamnya ada Bobo dengan Paman Gembul,Oki dan Nirmala,cerita seri Denny si Manusia Ikan

Nah kesukaan saya membaca tertular dari alm.mama yang sampai menutup mata di usia 79 beliau masih suka membaca novel,majalah ataupun surat kabar.
Beliau kurang suka kalau dibacakan cerita,"geregetnya " kurang,ha....ha...ha
Pepatah yang mengatakan Buah Tidak Jauh Dari Pohonnya memang ada benarnya.Ini yang dialami dengan ke-2 putri saya Charlotte dan Immanuelle,mereka suka membaca


Bagi saya membaca membuat saya setingkat lebih smart.Banyak informasi dan pengetahuan yang didapat.Bacaan biografi banyak memberikan saya motivasi hidup.Begitupun dengan bacaan psikologi.Banyak hal yang tidak saya ketahui dengan membaca membuat saya mengerti dan akhirnya paham

Kesukaan saya ternyata sama dengan Najwa Shihab.Wanita lulusan fakultas Hukum ini sudah terbiasa mengikuti jejak Sang ayah Quarish Shihab yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama,membaca.
Najwa,wanita cerdas yang sukses membawakan acara talk show Mata Natjwa di Metro Tv di percaya oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menjadi Duta Baca periode 2016-2020

"Sampai sekarang pustakawan belum mendapat apresiasi di masyarakat.Beberapa institusi pemerintahan seringkali memutasi pegawainya ke bidang perpustakaan jika melakukan kesalahan.Padahal perpustakaan berhak mendapat orang-orang terbaik yang berdedikasi tinggi karena dari perpustakaan lahir literasi buku-biku yang mencerdaskan bangsa",ucap wanita kelahiran Makasar 16 September dalam kata sambutannya di acara Malam Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka


Ada Catatan Najwa yang dibacakan di depan tamu undangan antara lain beliau mrngatakan:
Jika bangsa yang besar selalu menghormati pahlawan maka bangsa yang maju niscaya menghargai pustakawan.Sebab menjadi pustakawan adalah kehormatan dan seorang pustakawan mengabdi pada ilmu pengetahuan"

Bertempat di Balai Sarbini,Jakarta Selasa 12 September 2017 dari berbagai lapisan Masyarakat mulai gubernur,bupati,siswa SD,SMA bahkan anggota kepolisian turut hadir untuk menerima penghargaan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.Dedikasi mereka untuk menggiatkan membaca kepada warga setempat perlu diacungkan jempol.

Drs.Muhamad Syarif Bando,MM Kepala Perpustakaan Nasional memberikan kata sambutannya:
"Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka merupakan penghargaan yang diberikan oleh Perpustakaan  Nasional setiap tahunnya kepada para penggiat baik siswa pelajar,para birokrat ataupun media.Perpustakaan timbul karena keinginan dari masyarakat dan kontribusi dari adanya psrpustakaan ini mencerdaskan masyarakat dari bacaan yang dibacanya.Untuk itu kami memberikan apresiasi pada mereka yang berdedikasi tinggi menggiatkan aktifitas membaca dari perpustakaan"

Adapun tahun ini Perpusnas menetapkan 6 kategori pemenang,yaitu

Kategori Masyarakat (Nugra Jasadarma Pustaloka)
Disini ada 7 pemenang dari berbagai daerah yaitu Sumatera Utara,Yogyakarta,Aceh,Sidoarjo,Malang,Sangau-Kalimantan Barat .Mereka para pemenang sangat menunjukkan dedikasinya dalam MEMBACA.Ada yang mendirikan Taman Bacaan,Perpustakaan,Bait Kata Library dan Perpustakaan Mini

Kategori Tokoh Masyarakat /Birokrat
Ada 3 pemenang dan semuanya dari luar kota,yaitu:
Dr.Tgh.M.Zainul Majdi,MA (Gubernur NTT )
Abdul Faris Umlati (Bupayi Raja Ampat,Papua Barat )
Gusmal SE,MM ( Bupati Solok,Sumatera Barat )

Kemudian ada kategori Media Massa,Pelestarian Naskah Kuno Pemilihan Buku Pustaka dan Lifetime Achievement
Dan untuk kategori yang terakhir diberikan kepads Dr.Praboao Tjiptropranoto beliau adalah Pelopor Puskawan Indonesia yang sudah bertahun-tahun mengabdi dibidang perpustakaan


Mengutip kembali Catatan Najwa:
Kepada mereka yang merawat dan mencintai buku
Kepada pustakawan yang tekun mengabdi
Harapan kita sungguh tidak terperi
Karena literasi kunci menjadi berdays
Panjang umurlah semua penggiat pustaka

Malam itu menjadi catatan sejarah perjalan Perpustakaan Nasional.Tidak hanya pemerintah yang peduli kepada buku-buku yang ada di perpustakaan namun banyak tokoh masyarakat,media bahkan anak-anakpun merasa peduli untuk menyuarakan budaya membaca

Acara  Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka dihibur oleh Gita Gutawa,The Dance Company dan Project P

Sukses dan maju untuk Perpustakaan Indonesia D/s)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar