Selasa, 10 Oktober 2017

Kembali Ke Sekolah Bersama Philips Lighting dan Unicef



Saya punya teman,Aminah yang tinggalnya di pelosok Indonesia.Hidupnya  bersama suami sangat sedehana buruh tani yang sesekali diminta bekerja di ladang.Mereka mempunyai 3 anak Siti 11 tahun,Zainal 7 tahun dan Husein 5 tahun.Siti dan Zainal terpaksa putus sekolah karena keadaan orangtuanya yang sudah tidak sanggup lagi membiayai.Untuk hidup sehari-hari saja susah apalagi untuk sekolah.Padahal ke-2 nya anak cerdas.Saat di sekolah dulu nilainya selalu rangking.Sayang sekali...😂😂

Keadaan ini tidak saja terjadi pada teman saya.Banyak anak-anak Indonesia yang putus sekolah karena keadaan ekonomi.Menurut Survey Sosial Ekonomi Nasional 2016 (Susesnas) alasan utama mengapa anak-anak tidak pernah bersekolah / putus sekolah terkait dengan kemiskinan keluarga,lokasi yang terpencil,disabilitas fisik atau mental dan budaya

Bertempat di Avec Moi,Selasa 3 Okt 2017 sejumlah media dan blogger hadir dalam event Peluncuran Kampanye "Terangi Masa Depan" periode 2017-2018" dan Talk-show "Peran Kemitraan dalam Mendukung Kelanjutan Pendidikan Anak Putus Sekolah"

Turut hadir Rami Hajjar, country Leader Philips Lighting Indonesia,,Country Marketing Manager Philips Lighting Indonesia Lim Sau Hong,Deputy Representative UNICEF Indinesia Lauren Rumble dan Chief of Partnership UNICEF Indonesia Gregor Henneka

Foto : Rami Hajjar 

"Ada lebih dari 4,6 juta anak Indonesia yang seharusnya bersekolah tetapi tidak memiliki kesempatan.Dukungan dari Philips Lighting untuk program "Kembali ke Sekolah" akan nembantu kami menyediakan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak.Diharapkan dikemudian hari mereka memperoleh pekerjaan,tetap sehat danmemperoleh pekerjaan",ujar Lauren Rumble

Seperti Apa Kampanye Philips Lighting?
Setiap penjualan paket Philips LED khusus yang berloga UNICEF mulai Oktober 2017-Maret 2018 jumlah uang yang dikumpulkan akan digunakan untuk mekanjutkan pendanaan program UNICEF "Kembali Ke Sekolah" di kabupaten Brebes (Jawa Tengah) Mamuju *Sulawesi Barat),Bone dan Takakar (Sulawesi Selatan) yang membantu srkitar 5000 anak sekolah.Dan Philips memilii target pengumpulan dana 2 M Rupiah untuk membantu anak-anak putus sekolah

"Tantangan pendidikan yang dihadapi anak-anak Indonesia adalah tanggung jawab kita semua dan hanya dengan bekerjasama kita dapat membuat psrubahan seperti saat ini kami bermitra dengan UNICEF untuk membantu anak-anak putus sekolah",ujar Rami Hajjar

Lampu Philips berlogo Unicef ini ini dijual paket.Philips LED Beli 3 Gratis 1.Lampu generasi baru  bohlam Philips memberikan pencahayaan nyaman di mata,tidak berkedip,tidak silau dan sebaran cahaya lebiha merata.Dapat mengurangi setress pada mata terutama bagi para siswa ysng harus belajar

Foto:Lauren Rumble

Sebelum Kampanye Terangi Masa Depan di Oktober ini,Philips  Lighting Indonesia juga sudah mendukung program UNICEF "Kembali ke Sekolah" di tahun 2016-2017.Berkat dukungan konsumen kampanye Terangi Masa Depan berhasil mengumpulkan dana lebih dari 2 M yang dapat menyokong sekitar 4000 anak kembali bersekolah di tahun ini

Sukses untuk Kampanye Terangi Masa Depan bersama Philips.Dan tidak hanya saya tetapi diharapkan juga pemakai setia Philips lampu ikut berpartisipasi dalam program ini agar anak-anak harapan bangsa tidak putus sekolah ( D/s)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar